Transdisciplinary One Health Approaches to Emerging and Re-Emerging Diseases
📍 Yogyakarta, Indonesia | 📅 June 15–20, 2026
📢 Register Now for the One Health Summer Course!
Experience an interdisciplinary learning journey in the heart of Indonesia's culture and natural beauty.
Learn directly from leading experts at UGM and our global partners, and collaborate with peers from around the world.
China melaporkan adanya wabah virus human Metapneumovirus (hMPV) sejak 16 Desember 2024. Berdasarkan laporan dari China Center for Disease Control and Prevention (CDC), kasus HMPV meningkat signifikan dalam beberapa minggu ...
Yogyakarta 16 Desember 2024 – Gugus Tugas One Health Collaborating Center Universitas Gadjah Mada telah sukses menyelenggarakan kompetisi foto bertajuk "One Health Online Photo Competition" melalui platform media sosial Instagram. ...
Aliansi vaksin internasional Gavi (dalam WHO, 2024) mengumumkan bahwa vaksin rabies bagi manusia yang diperuntukkan bagi upaya pencegahan pascagigitan telah dimasukkan ke daftar vaksin rutin. Gelombang pertama vaksin telah dilakukan ...
Genetically modified organism, disingkat GMO, mencakup hewan, tanaman, maupun mikroorganisme yang kode genetiknya sudah dimodifikasi dengan teknologi tertentu. Adapun organisme maupun produknya yang telah mengalami modifikasi genetika disebut produk transgenik. ...
Penyakit menular pada dasarnya adalah penyakit yang khas terjadi di daerah tropis. Namun demikian, penyakit tersebut saling menyebar secara global sampai ke Eropa dan Amerika melalui transportasi orang dan barang. ...
Program One Health di Universitas Gadjah Mada merupakan program pendidikan dan penelitian yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan secara holistik untuk mengatasi berbagai tantangan kesehatan masyarakat yang kompleks . Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dan profesional dengan pemahaman multidisiplin dalam analisis dan penanganan isu kesehatan yang melibatkan interaksi ketiga pilar tersebut, termasuk surveilans penyakit, pengendalian penyakit zoonosis, mitigasi resistensi antimikroba, serta manajemen risiko kesehatan lingkungan . Program ini terbuka bagi lulusan S1 di bidang Kedokteran, Kedokteran Hewan, Kesehatan Masyarakat, Biologi, Farmasi, dan disiplin ilmu terkait lainnya, serta ditujukan bagi profesional dari berbagai instansi pemerintah, praktisi kesehatan, peneliti, akademisi, staf NGO, dan organisasi internasional.Â
Tentang One Health UGM
Pendekatan One Health merupakan sebuah kerangka kerja holistik yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan secara terpadu untuk mengatasi berbagai tantangan kesehatan kompleks di era modern . Konsep ini berangkat dari pemahaman fundamental bahwa kesehatan manusia tidak dapat dipisahkan dari kesehatan hewan dan ekosistem tempat mereka hidup, mengingat lebih dari 60% penyakit menular yang muncul pada manusia berasal dari hewan (zoonosis), seperti yang terjadi pada kasus SARS, flu burung H5N1, hingga pandemi COVID-19 . Di Universitas Gadjah Mada, pendekatan One Health tidak hanya dipelajari secara teoritis, tetapi juga diterapkan langsung dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat dan penelitian lapangan. Misalnya, mahasiswa FK-KMK UGM melakukan fieldtrip ke Gunungkidul untuk menangani leptospirosis dengan menganalisis faktor risiko yang melibatkan tidak hanya aspek klinis pasien, tetapi juga kondisi lingkungan tempat tinggal, keberadaan hewan pembawa penyakit (seperti tikus), serta kebiasaan masyarakat setempat . Demikian pula, Fakultas Biologi UGM memberdayakan masyarakat melalui pembuatan lubang biopori sebagai solusi pengelolaan sampah dan pencegahan banjir, yang secara langsung berdampak pada kesehatan lingkungan dan pada akhirnya kesehatan manusia . Pendekatan lintas sektor ini menuntut kolaborasi erat antara berbagai disiplin ilmu—mulai dari kedokteran, kedokteran hewan, biologi, kesehatan masyarakat, hingga ilmu lingkungan dan kebijakan—serta keterlibatan aktif pemerintah, akademisi, dan masyarakat . Dalam konteks global, One Health juga menjadi strategi kunci dalam memerangi resistensi antimikroba (AMR), menjaga keamanan pangan, serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap pandemi di masa depan . Dengan demikian, One Health bukan sekadar konsep akademis, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk menciptakan keseimbangan ekosistem yang berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh makhluk hidup di bumi.